CHAT Via WhatsApp

artikel

diposkan pada : 14-12-2020 13:34:12

Kebanyakan orang Indonesia mungkin sudah familiar dengan kurma. Buah dengan rasa manis dan manis ini sangat digemari terutama saat bulan puasa. Jadi apakah Anda sudah mengetahui khasiat buah-buahan dari Jazirah Arab? Baca terus untuk mengetahui berbagai manfaat kencan untuk kesehatan fisik.

Bahan nutrisi kurma

Manfaat kencan

Kurma adalah jenis buah yang bisa tumbuh kapan saja sepanjang tahun. Namun pada umumnya buah ini sering dipanen di dalam negeri pada musim gugur atau awal musim dingin. Pasalnya, buah ini dalam kondisi paling segar di musim dingin.

Buah yang juga dikenal sebagai buah Nabi ini ternyata kaya akan nutrisi yang bermanfaat. Secara umum kandungan utama buah ini adalah karbohidrat sederhana (terutama gula seperti sukrosa dan fruktosa). Sekitar 70% dari kurma terdiri dari karbohidrat. Kurma juga mencantumkan sumber nutrisi lain, seperti:

7 gram serat
2 gram protein
20% kebutuhan kalium harian
14% dari kebutuhan magnesium harian
18% kebutuhan tembaga
15% kebutuhan untuk mangan
5% dari kebutuhan zat besi harian
12% dari kebutuhan vitamin B6 harian
tidak hanya itu. Kurma juga kaya akan kalsium, zat besi, vitamin K, asam folat, dan antioksidan seperti karoten, fenol, avanoid, dan antosianin.

Berbeda dengan tingkat kematangannya, nilai gizi buah ini bisa berbeda satu sama lain. Misalnya, kurma segar memiliki kalori dan gula yang lebih sedikit daripada kurma kering. Ini mengandung 284 kalori dan 76 gram karbohidrat per 100 gram kurma kering.

Dalam jumlah yang sama, buah segar hanya mengandung sekitar 142 kalori dan 37 gram karbohidrat. Di sisi lain, kurma segar mengandung lebih banyak air, serat, dan protein daripada kurma kering.

Jenis tanggal berbeda adalah yang paling umum
Kurma kering dan kurma segar

Sebenarnya ada ribuan jenis tanggal di dunia ini. Namun, umumnya terbagi dalam tiga kategori utama: lunak, semi lunak dan kering. Perbedaan antara kategori ini didasarkan pada lamanya waktu panen di pohon. Pertumbuhan kurma biasanya membutuhkan waktu sekitar 7 bulan dari kemunculan pertama tunas hingga pematangan penuh.

Sekarang, kurma coklat keriput yang Anda lihat di bulan Ramadhan adalah versi kering. Disebut kering, bukan karena sengaja dijemur seperti buah-buahan kering lainnya.

Kurma sebenarnya sudah matang dan siap dipanen, tetapi mereka cenderung dibiarkan di pohon untuk panen akhir, sehingga airnya lebih sedikit. Sebaliknya, lunak dan setengah lunak, biasanya dipanen, disortir, dan dikemas saat waktunya tiba.

Untuk lebih jelasnya, berikut adalah beberapa jenis kurma paling terkenal di dunia:

1. Barhi
Kurma Barhi (Barhee)
berukuran sedang, dengan kulit tipis dan daging yang empuk.

Barhee yang dimasak dengan sempurna dikatakan memiliki tekstur dan rasa puding karamel. Buah ini bahkan sudah setengah matang dan bisa dimakan. Tekstur dan rasanya mirip apel, renyah dan agak asam.

Barhi adalah jenis yang lembut yang biasanya dimakan segar. Kerutan kering yang jarang dijual.

2. Degrett Noor
Degrett Noor
adalah contoh utama dari kategori semi-lunak.

Degrett Noor Tunisia adalah warna emas hampir transparan dengan tekstur kulit lembut dan lembut dan kulit kenyal. Rasanya selembut madu. Karena keunikannya, tanggal ini juga sering disebut sebagai "tanggal kerajaan" dan "ratu dari semua tanggal".

3. Harawi
Harawi
berarti "manis". Buahnya berukuran kecil hingga sedang dan memiliki kulit keemasan pucat. Kental dan lembut, serta memiliki rasa manis seperti permen karamel atau daging yang lembut. Ini paling enak dimakan segera setelah panen.

Harawi merupakan varietas semi lunak karena biasanya dipanen pada pertengahan musim. Alhasil, kulitnya terlihat agak keriput.

4. Khadrawy
Tipe Khadrawy mirip dengan Halawy, tapi termasuk tipe lembut. Rasa buahnya tidak terlalu manis, lembut dan kaya rasa. Kurma ini sering kali dipanen di tengah musim.

Rasa dan tekstur kurma Khadrawy dianggap paling segar. Umur penyimpanannya juga tidak tahan lama. Oleh karena itu, untuk mendapatkan cita rasa dan tekstur Khadrawy yang terbaik, sebaiknya Anda memakannya segera setelah panen.

5. Medjool
Nama Medjool mungkin paling dikenal di telinga kita. Nama lain untuk Medjool adalah Cadilla cdates. Warna buah ini cenderung berubah warna menjadi coklat kemerahan saat matang dan kering.

Buahnya paling besar dan dagingnya lebih tebal dari yang lain. Namun meski tebal, dagingnya lembut, empuk seperti bantal, dan menjadi sedikit berserat saat dikunyah. Rasanya legal dan tidak terlalu manis.

6. Thoory
Tanggal Thoory berasal dari Aljazair. Thoory adalah jenis kurma kering dengan kulit kenyal dan terasa kencang.

Kadang disebut "pan date" karena tekstur dagingnya yang kenyal seperti kue. Rasa buah kering ini tidak terlalu manis, namun cenderung lengket dan harum seperti kacang.

7. Hidi
Zahidi berasal dari Iran tipe lunak. Buah ini juga disebut "Royal Date".

Buah ini berbiji besar dan daging berserat yang renyah. Zahidi juga dikenal sebagai "mentega kurma" karena warnanya yang pucat dan rasanya yang lembut.

Zahidi memiliki rasa manis dan lengket seperti selai kacang, dan mungkin memiliki aroma yang sedikit asam seperti buah aprikot.

Buah jenis ini sering digunakan dalam campuran kue, manisan, bahkan pengolahan menjadi gula manis.

Berbagai manfaat kurma untuk kesehatan

Manfaat kurma

Buah manis ini sebenarnya memiliki banyak manfaat untuk Anda. Beberapa manfaat kencan bagi kesehatan adalah:

1. Menjaga kesehatan pencernaan
Buah ini merupakan sumber serat makanan yang baik. Bergantung pada jenis dan tahap pematangan, sekitar 6,4% hingga 11,5% kandungan kurma terdiri dari serat, terutama jenis yang tidak larut.

Makanan kaya serat tidak larut membantu mengeraskan tinja dan meningkatkan pencernaan. Dengan kata lain, mengonsumsi makanan berserat setiap hari (sekitar 25-30 gram / hari) dapat mencegah diare dan sembelit.

Di sisi lain, kandungan fenol yang tinggi pada buah ini membantu membersihkan usus sehingga berpotensi mengurangi risiko terkena kanker usus besar.

2. Mencegah resiko diabetes
Meski rasanya manis, mengonsumsi buah ini tidak serta merta meningkatkan risiko Anda terkena diabetes.

Padahal, kandungan serat pada buah nabi ini membantu menurunkan risiko diabetes. Serat tidak larut dicerna perlahan di perut, membantu tubuh mengontrol kadar glukosa darah dengan lebih baik.

Sebuah studi yang dipublikasikan di Nutrition Journal pada 2011 juga menunjukkan bahwa buah ini memiliki indeks glukosa darah yang rendah. Buah arab ini tidak langsung menaikkan kadar darah setelah makan.

3. Meningkatkan kesehatan tulang
Buah ini mengandung selenium, mangan, tembaga dan magnesium yang dibutuhkan untuk menjaga kesehatan tulang. Semua nutrisi ini telah dipelajari potensinya untuk mencegah osteoporosis.

4. Mencegah anemia
Kulit mudah lelah dan pucat adalah dua gejala utama kekurangan zat besi yang juga dikenal sebagai anemia. Untungnya, buah Nabi saw memiliki kandungan zat besi yang tinggi, yang membuatnya menjadi sumber makanan yang baik untuk mencegah anemia.

5. Meningkatkan kesehatan jantung
Kurma mengandung banyak vitamin dan mineral yang membantu meningkatkan kesehatan jantung.

Misalnya magnesium dan kalium. Keduanya membantu menurunkan tekanan darah ke tingkat yang lebih sehat. Selain itu kandungan serat pada buah nabati ini juga membantu menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh.

Buah ini juga ditemukan mengandung antioksidan fenolik asam, yang terkenal dengan sifat anti-inflamasi. Asam fenolat dianggap membantu mengurangi risiko tekanan darah tinggi, penyakit jantung, dan stroke.

Para ahli merekomendasikan untuk makan buah ini setidaknya dua kali seminggu untuk memelihara kesehatan jantung Anda.

6. Menangkal radikal bebas
Buah ini tinggi antioksidan yang mampu mengurangi efek radikal bebas dalam tubuh. Antioksidan bekerja melindungi sel dan jaringan tubuh dari stres dan peradangan kronis yang memicu berbagai risiko penyakit.

Flavonoid, karotenoid, dan asam fenolik adalah beberapa jenis antioksidan yang dapat membantu mengurangi risiko beberapa jenis kanker. Karotenoid juga dapat mengurangi risiko gangguan pada  mata terkait penuaan, seperti degenerasi makula.

7. Menjaga kesehatan otak
Studi dari Neural Degeneration Research tahun 2016 menemukan bahwa buah ini berpotensi menghambat produksi protein pemicu peradangan bernama interleukin 6 (IL-6) di otak. Kadar IL-6 yang tinggi di dalam otak sering dikaitkan dengan risiko penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer.

Selain itu, penelitian pada hewan menunjukkan bahwa buah ini juga bermanfaat mengurangi aktivitas protein beta amiloid, yang dapat membentuk plak di otak.

Ketika plak menumpuk di otak, mereka dapat mengganggu komunikasi antara sel-sel otak, yang pada akhirnya dapat menyebabkan kematian sel otak. Kematian sel otak adalah salah satu penyebab munculnya penyakit Alzheimer dan demensia.

Penelitian lain pada tikus juga membuktikan kebaikan buah ini untuk mempertajam daya ingat. Selain menunjukkan kemampuan belajar dan penyimpanan memori yang lebih baik, tikus yang diberi makan kurma juga berperilaku lebih tenang.

Manfaat kurma untuk kesehatan otak ini masih berhubungan dengan antioksidan flavonoid untuk mengurangi peradangan di otak. Namun, penelitian lanjutan masih diperlukan untuk memastikan potensi peran buah asal Arab ini untuk kesehatan otak manusia.

8. Membantu menurunkan berat badan
Per 100 gram kurma yang dikeringkan mengandung 284 kalori dan 76 gram karbohidrat. Ini menjadikan kurma sebenarnya sebagai makanan yang tinggi kalori. Namun di sisi lain, buah ini juga tinggi serat dan protein jenis tak larut.

Kandungan dua jenis gizi tak larut yang lebih tinggi ini membantu Anda merasa kenyang lebih lama. Itu kenapa kurma bisa Anda jadikan buah camilan saat diet sehari-hari.

Namun ingat, jangan sampai terlena memakannya berlebihan. Ada baiknya, Anda tetap menjalani pola makan sehat dan rutin olahraga agar usaha penurunan berat badan sukses tanpa masalah lanjutan. 

9. Membantu mencukupi kebutuhan cairan
Mungkin Anda selama ini bertanya-tanya kenapa kurma difavoritkan sebagai makanan berbuka puasa.

Buah ini tinggi gula sehingga bisa bantu menaikkan gula darah Anda yang sempat merosot turun setelah 7-8 jam tidak makan. Namun, buah ini juga mengandung banyak air untuk membantu mengembalikan cairan tubuh yang hilang seharian.

Manfaat ini terutama bisa Anda dapat dari mengonsumsi buah yang muda dan segar, berwarna hijau atau kuning. Buah yang sudah tua umumnya tidak mengandung begitu banyak air.

10. Melancarkan persalinan
Makan buah nabi dipercaya dapat mempercepat kontraksi dan memperlancar persalinan secara alami, tanpa induksi. Ibu hamil dianjurkan untuk makan buah nabi ini di usia kehamilan akhir atau trimester tiga.

Ada beberapa jurnal yang mengamini teori tersebut. Salah satunya adalah sebuah studi yang diterbitkan di Journal of Obstetrics and Gynecology. Penelitian tersebut melaporkan wanita yang makan enam buah kurma sehari selama 4 minggu berturut-turut sebelum HPL-nya mengalami pembukaan vagina yang lebih lebar.

Ditambah lagi, lama waktu bersalin wanita hamil yang rajin makan buah nabi ini dilaporkan 7 jam lebih cepat daripada yang tidak. Mereka yang tidak makan diketahui mengalami kontraksi lebih lama dan lebih terasa sakit.

Beberapa peneliti mengatakan buah nabi ini mengandung zat-zat aktif tertentu yang bisa memicu produksi hormon oksitosin lebih banyak. Hormon oksitosin dapat meningkatkan sensitivitas rahim dan memulai kontraksi. 

Selain itu, penelitian dari Iranian Journal of Nursing and Midwifery Research mengatakan bahwa buah asal Arab ini mengandung zat tanin yang bermanfaat untuk melancarkan kontraksi tanpa rasa sakit. 

Beberapa pakar juga menyarankan ibu hamil tua untuk makan buah ini guna mendapatkan asupan energi tambahan. Kurma tinggi gula alami dan kalori untuk meningkatkan energi selama proses bersalin yang menguras tenaga.

Meski demikian, manfaat kurma untuk kebaikan ibu hamil masih membutuhkan penelitian lebih lanjut. Anda sebaiknya tetap konsultasi ke dokter dulu untuk mengetahui makanan apa saja yang boleh Anda konsumsi selama persiapan melahirkan.

Lalu, benarkah mitosnya kurma muda bikin cepat hamil?
kurma muda

Banyak yang percaya bahwa kurma muda bisa meningkatkan kesuburan wanita agar cepat hamil. Sayangnya, sampai saat ini tidak ada penelitian medis sahih yang berhasil membuktikan klaim manfaat kurma muda untuk menyukseskan program hamil.

Namun, dalam sajian 100 gram buah muda tetap mengandung gizi yang baik dan dibutuhkan tubuh untuk mempersiapkan kehamilan. Antara lain seperti 1,8 gram protein, 1 gram lemak, 37 gram karbohidrat, dan 3,5 gram serat. Kurma juga tinggi folat dan zat besi yang penting dalam perkembangan otak dan sumsum tulang belakang bayi.